MAKASSAR, 26 Januari 2026 – Mengawali tahun 2026 dengan semangat kolaborasi, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Unhas, Tamalanrea Makassar. Kerja sama ini diinisiasi sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas layanan literasi, pertukaran sumber daya informasi, serta pengembangan kompetensi tenaga pustakawan di kedua belah pihak.
Poin Utama Kerja Sama
Adapun ruang lingkup perjanjian ini mencakup beberapa aspek krusial bagi kemajuan akademik, antara lain:
- Pemanfaatan
Koleksi Bersama:
Membuka akses referensi yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen dari
kedua universitas.
- Pengembangan
SDM:
Penyelenggaraan workshop, magang, dan pelatihan tata kelola
perpustakaan berbasis digital.
- Berbagi
Jurnal & Karya Ilmiah:
Sinkronisasi akses repositori institusi untuk mendukung riset dan
publikasi ilmiah.
- Transformasi
Digital:
Pendampingan implementasi sistem manajemen perpustakaan terbaru guna
menuju Smart Library.
Kepala
UPT Perpustakaan Unhas yang baru ibu Prof.Dr. Munira Hasjim, S.S.,M.Hum. Menyampaikan
bahwa kolaborasi ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan upaya
membangun jejaring perpustakaan yang kuat di wilayah Sulawesi.
"Kami
percaya bahwa di era disrupsi informasi ini, perpustakaan tidak boleh berjalan
sendiri-sendiri. Sinergi antara Unhas dan Unsulbar akan mempercepat penyebaran
ilmu pengetahuan dan mempermudah akses literasi bagi sivitas akademika di kedua
provinsi, bahwa disetiap perpustakaan memiliki kelebihan dan kekurangan
masing-masing sehingga kerjsama dan kolaborasi penting untuk saling menutupi
kekurangan tersebut"
ujarnya.
Senada
dengan hal tersebut, Kepala UPA Perpustakaan Unsulbar Thamrin, S.Pd.,M.Pd. berharap
kerja sama ini dapat membantu peningkatan standar layanan sesuai dengan standar
nasional perpustakaan.
“
Kami sebagai Universitas Baru masih minim pengalaman sehingga UNHAS sebagai
Universitas pendukung terbentuknya Universitas Sulawesi Barat tetap berharap
mampu menjadi mentor bagi kemajuan Perpustakaan Unsulbar. Ditambahkan bahwa
satu tahun terakhir Perpustakaan Universitas Sulawesi Barat melakukan
pembenahan dengan pengembangan sarana prasarana pada penunjang fasilitas
perpustakaan sehingga kedepan mewujudkan Perpustakaan Perguruan Tinggi rujukan
di Sulawesi Barat bisa terwujud.
Kerja
sama ini diharapkan dapat menjadi role model bagi sinergi antar-perpustakaan
perguruan tinggi di Indonesia Timur dalam menciptakan inklusivitas ilmu
pengetahuan. Penandatanganan ini ditutup dengan sesi tur fasilitas Smart
Library dan penyampaian setiap divisi Perpustakaan di Unhas sebagai
gambaran awal implementasi teknologi yang akan dikembangkan bersama.


